Logo MalaTrans Di Ubah Jadi Elang Apa Maknanya Yah ? Yuk Baca Ulasanya
Elang di jadikan sebuah logo dalam perusahaan MalaTrans dan Lakipadada Group Dua perusahaan yang berbeda namun 1 pemilik di satukan dalam 1 logo. PT. MalaTrans bergerak bidang Digital, Transportasi Online, Pembuatan Website, BLK Latihan Kerja, Pengembangan Startup, Jaringan, Dan Perangkat Digital Lainya. Lakipadada Group adalah perusahaan bergerak di bidang General Contraktor, Konstruksi, Gedung, Jembatan, Drainase, Ekspedisi Laut Dan Supliyer Alkes.
Mengapa Perusahaan ini Di indentikan dengan gambar elang karena filosopi elang sangat memiliki arti yang mendalam banyak di gunakan dalam sejarah masa lampau, seperti sejarah Leluhur Toraja Lakipadada Dengan Langkan Maeganya, Kadatuan Luwu', Sombayya Ri Gowa, Mangkaue Ri Bone Simbol Lambang mereka di Masa lampau adalah elang. Berikut ulasanya
1. Elang Fokus pada tujuan
Elang memiliki pandangan yang sangat tajam. Dalam membidik mangsa, bahkan burung elang bisa melakukannya dari jarak puluhan kilometer. Kemampuan kecepatan terbangnya yang mampu mencapai kecepatan 300 kilometer tiap jamnya. Jauh lebih cepat dari itulah sebabnya elang termasuk kelompok hewan yang hampir selalu berhasil dalam hal berburu.
2. Elang Percaya Potensi diri dan Setia Kawan
Elang terbang jauh lebih tinggi dibanding unggas-unggas lainnya? Elang suka terbang lebih tinggi karena semakin tinggi ia terbang, maka semakin kencang pergerakan angin yang ia dapatkan. Apa sih hubungannya? Meski rata-rata unggas lainnya justru menghindari hembusan angin kencang saat terbang, elang justru sebaliknya. Elang justru mencari angin kencang untuk mengistirahatkan sejenak sayapnya dari gerakan mengepak.
3. Elang Setia Kawan
Elang juga terkenal sebagai salah satu hewan yang setia kawan. Selain terbang tinggi, elang juga suka tinggal di tempat-tempat tinggi seperti puncak pohon di daerah pegunungan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari serangan atau gangguan dari hewan-hewan lainnya.
Elang yang tak takut akan ketinggian ini bisa dimaknai sebagai proses perkembangan diri dalam kehidupan. Jangan merasa takut untuk selalu memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan merasa lelah untuk berusaha mencapai hal-hal yang lebih baik dari sebelumnya.
4. Elang Berkawan dengan badai
Sejalan dengan kesukaan elang terbang tinggi bersama angin kencang, elang juga punya kebiasaan yang berbeda dari hewan lainnya. Elang suka mencari angin badai disaat hewan lain justru menghindari terjangan badai kenapa bisa begitu ya?
Alasannya adalah angin. Badai tentu memiliki hembusan angin yang lebih kencang dan hal ini sangat sesuai dengan kesukaan elang. Memanfaatkan hembusan angin untuk terbang lebih tinggi, mengistirahatkan kepakan sayapnya. Elang bukanlah sosok burung yang menghindari badai, tapi justru menanti datangnya angin badai dan cenderung mencari lokasi keberadaan angin badai.
Dalam hidup, seharusnya kita juga mampu berkawan dengan masalah yang bisa kita alokasikan dengan badai yang harus ditaklukkan oleh elang. Bukan hanya bersikap tenang dalam menghadapi masalah, tapi juga menggali potensi positif di balik suatu masalah.
Elang adalah hewan berdarah panas yang mampu terbang jauh dengan kecepatan hingga 160 km per jam dan dapat mencengkram mangsanya dengan cakarnya yang kuat. Paruhnya yang tidak bergigi tetapi mempunyai bengkok yang kuat, sanggup untuk mengoyak daging mangsanya. Daya penglihatan seekor elang sejauh 5 km. Sungguh luar biasa…!!!
Meski elang mewarisi kemampuan tersebut secara genetik, bukan berarti mereka tidak berlatih dan berjuang saat masih kecil.
Elang muda mulai berlatih terbang saat mencapai usia 2 atau 3 bulan. Beberapa bahkan lebih cepat, terutama bagi elang kecil yang tidak suka berbagi sarang dengan saudaranya.
Awal belajar terbang pasti mengalami jatuh-bangun. Tak ada satu burung elang pun yang langsung sukses terbang saat pertama kali mencoba.
Pada beberapa kasus, ada elang muda yang takut keluar sarang dan belajar terbang. Maka orang tuanya akan terbang sekeliling sarang sambil memancing anaknya dengan makanan favorit. Jadi tak benar pendapat yang mengatakan orang tua elang sengaja menendang anaknya agar berani terbang.
Bagaimanapun, seekor elang muda harus punya keberanian untuk keluar dari sarangnya yang nyaman. Karena pada usia sekitar 6 bulan elang muda harus bisa terbang sendiri tanpa pengawasan orang tuanya lagi.
Mereka juga belajar mencari umpan dengan melihat serta mengikuti orang tuanya saat berburu. Mereka belajar terbang tinggi, mengintai, lalu terjun secepatnya mencengkeram mangsanya.
Elang adalah burung yang mampu terbang paling tinggi di dunia ini. Elang bahkan membuat sarang di ketinggian. Padahal seperti diketahui bahwa di ketinggian, angin selalu bertiup sangat kencang.
Itulah sehingga mengapa elang di jadikan dalam logo baru Perusahaan MalaTrans dan Lakipadada Group, semoga 4 filosopi tersebut menjadi acuan untuk terus bisa bermanfaat bagi banyak orang ataa perusahaan tersebut. Ungkap Pangeran.
" Jangan biarkan masa lalu menumpulkan harapan dan melayukan semangat. Karena pemikiran akan mempengaruhi tindakan "
![]() |
| A. Pangeran Tandilangi Parassa Direktur Utama Lakipadada Group & PT. MalaTrans Indonesia |


Komentar
Posting Komentar